Beberapa Museum Unik di Dunia dengan Koleksinya yang Diluar Nalar

ASLIDOMINO – Museum dapat dijadikan sebagai pilihan terbaik untuk tujuan wisatamu selanjutnya. Museum adalah tempat yang menghadirkan beragam koleksi yang bersifat menambah wawasan atau inspirasi. Sebut saja, benda seni hingga benda bersejarah. Namun, ada berbagai hal unik yang ditampilkan dan ternyata bisa menarik perhatian,

BACA JUGA :

  1. Beberapa Tips Cara Mengusir Kutu Kasur dengan Bahan Alami
  2. Tips Mengencangkan Kulit Wajah dengan Masker Alami Agar Lebih Muda
  3. Beberapa Penyebab Bau Apek pada Sofa dan Cara Membersihkannya

Museum Kunstkamera

Berasal dari Rusia, museum yang berdiri pada tahun 1727 di St. Petersburg ini, menawarkan koleksi-koleksi berupa makhluk hidup yang memiliki kelainan fisik dan diawetkan dalam toples kaca. Museum ini pun menyimpan berbagai alat-alat penyiksaan seperti, kursi listrik, kursi dengan banyak paku, alat yang dipakai untuk bor kepala, dan berbagai alat penyiksaan lainnya. Tentu, kamu harus kuat mental untuk mengunjunginya.

Lunchbox Museum

Keseharianmu pasti tidak asing lagi dengan santapan bekal yang biasa kamu persiapkan saat hendak pergi ke kantor atau tempat lainnya. Yup, sesuai namanya, Lunchbox Museum yang berada di Amerika Serikat ini menyimpan berbagai macam kotak bekal yang hits pada 1920 sampai 1970-an. Sebagian besar menampilkan karakter-karakter populer seperti Snoopy, James Bond, The A-Team, dan masih banyak lagi.

Avanos Hair Museum

Sebagaimana namanya, Museum Hair Avanos yang berlokasi di Turki ini merupakan museum rambut. Maksudnya adalah museum yang menyimpan koleksi berupa enam belas ribu rambut dari enam belas ribu wanita, dari berbagai penjuru dunia. Alkisah, penyimpanan koleksi unik tersebut berasal dari sejarah hidup sang pendiri yang menyedihkan. Ia adalah Chez Galip, yang dikenal sebagai seorang pengrajin gabah. Suatu hari, ia diberikan potongan rambut teman perempuannya yang pindah ke kota lain. AGEN DOMINO DEPOSIT PULSA

Kesedihannya pun meluap sehingga menyentuh hati banyak perempuan di sekitarnya untuk memberikan potongan rambut mereka. Dari situ, Chez Galip-pun mengoleksi banyak potongan rambut perempuan dan memutuskan untuk menampungnya dalam museum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *