Beberapa Negara di Asia dengan Penduduk yang Paling Bahagia

ASLIDOMINO – Pandemi atau tidak, Finlandia selalu menduduki peringkat pertama negara paling bahagia di dunia. Banyak faktor lain yang menjadi pertimbangan PBB dalam penyusunan peringkat seperti GDP (Gross Domestic Product) atau PDP (Produk Domestik Bruto) yang merupakan salah satu indikator penting untuk mengukur kondisi perekonomian suatu negara.

Sebagai destinasi wisata, negara-negara bahagia ini rasanya pasti menyenangkan untuk dikunjungi. Nah, berikut daftar negara Asia yang paling bahagia.

BACA JUGA :

  1. Sajian Seafood Khas Kanada dengan Rasa yang Lezat dan Unik
  2. Beberapa Sup Khas Azerbaijan dengan Cita Rasa yang Unik dan Lezat
  3. Fakta Unik dan Menarik Seputar Omijacha Khas Negara Korea Selatan

Singapura

Di kawasan Asia, Singapura adalah negara paling bahagia kedua. Namun sebagai salah satu negara terkaya di dunia, Negeri Singa ini hanya menduduki peringkat ke-32 di bawah banyak negara miskin lain yang mengunggulinya dalam indeks kebahagiaan.

Sejumlah penelitian telah sering membuktikan kata pepatah bahwa uang tidak selalu bisa membeli kebahagiaan adalah benar adanya. Singapura memiliki nilai sangat baik dalam hal pendapatan, kepercayaan institusional, dan harapan hidup sehat. Namun tidak begitu bagus pada kategori kedermawanan terhadap orang lain dan kekuatan dukungan sosial.

Thailand

Tahun 2020 Thailand telah diguncang oleh demonstrasi anti-pemerintah, kekeringan di seluruh negeri, dan runtuhnya sektor pariwisata yang disebabkan oleh pandemi. Namun harapan hidup sehat, kebebasan membuat pilihan hidup dan hubungan interpersonal warganya tergolong bagus.

PBB menempatkan Thailand di urutan 54 peringkat global negara paling bahagia di dunia. Di Asia negeri Gajah Putih ini menduduki peringkat ke-5.

Uzbekistan

Negara terpadat di Asia Tengah ini ketiga paling bahagia di Asia dan peringkat ke-42 di dunia. Menurut laporan PBB, 34 juta warganya mendapat nilai bagus dalam hal kendali atas hidup mereka, dukungan sosial dan kemurahan hati terhadap orang lain. Uzbekistan juga semakin kaya. Pada 20 tahun yang lalu tingkat kemiskinannya hampir 30% sedangkan hari ini mendekati 10%. Ekonomi tumbuh lebih dari 7% per tahun.

Setelah kematian Karimov, penguasa otoriter selama 27 tahun, pada 2016 mantan Perdana Menteri Mirziyoyev memenangkan pemilihan presiden dengan 88% suara yang dibayangi laporan kecurangan. Kebebasan politik warga bekas Republik Soviet ini masih memprihatinkan. Namun walau dengan internet dan pers yang disensor ketat, warga Uzbekistan memilih tetap bahagia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *